DAMASKUS, KOMPAS.com - Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa mengungkapkan, Damaskus secara aktif berupaya mencapai kesepakatan keamanan dengan Israel.
Ini menambah daftar panjang perubahan drastis kebijakan luar negeri dari Suriah sejak al-Sharaa menjabat, menyusul runtuhnya rezim Bashar al-Assad.Sebelumnya, Suriah dikenal menjadi salah satu negara yang vokal menentang Israel sejak 1948.
Dikutip dari Al Jazeera, Minggu (26/7/2026), al-Sharaa mengatakan, ia berharap kesepakatan dengan Israel dapat menjadi gerbang menuju perdamaian yang komprehensif.
Baca juga: Usai Bertemu Al-Sharaa, Trump Minta Netanyahu Angkat Kaki dari Suriah dan Lebanon
Ia juga memastikan, perjanjian tersebut tidak akan mengkompromikan hak Suriah atas Dataran Tinggi Golan yang diduduki, yang telah diduduki Israel secara ilegal sejak tahun 1973.












