JAKARTA, KOMPAS.com - Ide Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menggelar sayembara menangkap begal menuai penolakan dari Yusril Ihza Mahendra dan Nataliius Pigai karena berisiko menimbulkan tindakan main hakim sendiri.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggelar sayembara bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku begal maupun pelaku kejahatan jalanan lainnya, lalu menyerahkannya kepada polisi dalam keadaan hidup.Warga yang berhasil melakukan hal tersebut dijanjikan hadiah mulai Rp 5 juta hingga Rp 50 juta.
Baca juga: Dedi Mulyadi Pakai Kocek Pribadi untuk Sayembara Begal, Sebut Hadiah Sudah Jadi Tradisi Bangsa
Kebijakan itu diumumkan Dedi sebagai upaya melibatkan masyarakat dalam menekan maraknya aksi kriminalitas di sejumlah wilayah Jawa Barat.
Sayembara tersebut tidak hanya berlaku untuk pelaku begal.








