LAMPUNG TIMUR, KOMPAS.com - Upaya mengakhiri konflik antara gajah sumatera dan warga di sekitar Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, mulai menunjukkan titik terang.
Pembangunan sistem mitigasi berupa barrier atau pembatas di sepanjang kawasan konservasi itu hampir rampung.Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatera di TNWK, Brigjen TNI Sriyanto mengatakan, pembangunan pembatas menjadi prioritas utama sejak awal proyek dijalankan.
"Di tahap awal kami prioritaskan barrier di lingkar luar karena tujuan utamanya memitigasi interaksi negatif antara gajah dan masyarakat. Secara umum, pekerjaan di luar ini sudah hampir 100 persen," kata Sriyanto saat mengunjungi TNWK, Jumat (24/7/2026).
Baca juga: Kabar Duka dari Way Kambas, Gajah Indra yang Puluhan Tahun Bantu Konservasi Mati
Menurut dia, sejumlah titik masih memerlukan penyempurnaan akibat cuaca ekstrem dan banjir yang terjadi di beberapa wilayah TNWK. Meski demikian, pembangunan barrier ditargetkan selesai sepenuhnya pada pertengahan Agustus 2026.










