Penulis: Anastasia Klein/DW Indonesia

MOSKWA, KOMPAS.com - Charles Mutoka, 72 tahun, masih menyimpan duka mendalam atas kematian putranya, Oscar Khagola Mutoka. Mantan prajurit Kenya itu berangkat ke Rusia pada pertengahan 2025 dengan alasan mencari kerja. Sang ayah mengaku telah berulang kali membujuk Oscar agar membatalkan rencananya, tetapi sia-sia.Oscar tak pernah memberi tahu keluarganya ke mana dia merantau. Sepekan setelah tiba di Rusia, dia hanya mengirimkan satu foto mengenakan seragam militer. Setelah itu, kabarnya terputus. Beberapa waktu kemudian, keluarga menerima kabar bahwa Oscar telah tiada.

Hingga kini, jenazah Oscar belum dipulangkan. Pihak keluarga berkali-kali memohon bantuan pemerintah Kenya. Pada Mei 2026, mereka menggelar upacara pemakaman simbolis dan membuat makam kosong agar tetap memiliki tempat untuk berdoa.

Baca juga: Diusir Barat, Intel Rusia Diam-diam Berkumpul di Jepang

"Yang paling menyakitkan adalah saya tidak tahu apakah dia benar-benar dimakamkan, di mana makamnya, atau jangan-jangan jasadnya begitu saja dibuang di hutan di Rusia," kata Charles Mutoka.