TEHERAN, KOMPAS.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeklaim telah menghancurkan infrastruktur data center utama milik perusahaan asal Amerika Serikat (AS), Amazon, yang berlokasi di Bahrain.
Klaim tersebut disampaikan pada Selasa (21/7/2026) melalui kantor hubungan masyarakat IRGC, sebagaimana dilansir Euronews.Dalam pernyataannya, IRGC menyebut serangan itu dilakukan oleh Angkatan Dirgantara mereka menggunakan sejumlah rudal jelajah.
Baca juga: Trump Hilang Kesabaran, Tinggalkan Diplomasi dengan Iran, Pilih Jalur Militer
Selain data center Amazon, IRGC juga menyatakan bahwa sistem pertahanan udara AS dan instalasi radar di kawasan Muharraq dan Riffa, Bahrain, turut menjadi sasaran.
Hingga saat ini, pihak berwenang Bahrain maupun AS, serta perusahaan Amazon, belum memberikan tanggapan atas klaim yang dilontarkan IRGC tersebut.











