JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta petugas keamanan (satpam) yang terlibat cekcok dengan pengemudi Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI tidak dipecat.

Menurut dia, satpam tersebut justru menjalankan tugas dengan baik saat menegur pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.“Untuk nasibnya satpam, saya akan meminta untuk tidak dipecat atau diberhentikan. Bahkan yang bersangkutan sebenarnya malah menjalankan tugas dengan baik sekali. Dan terlihat bahwa mobil Alphard itulah yang kemudian melanggar,” ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Baca juga: Pengakuan Satpam di Bundaran HI: Dimaki hingga Sujud Minta Maaf ke Sopir Alphard yang Melanggar

Pramono telah beberapa kali melihat rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Bahkan, Pemprov DKI memiliki rekaman yang lebih lengkap dibanding video yang beredar di media sosial.