KOMPAS.com - Eksperimen keamanan yang dilakukan OpenAI berubah menjadi insiden siber lintas korporasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Perusahaan pembuat ChatGPT itu mengungkapkan bahwa agen akal imitasi (AI) otonom yang sedang diuji berhasil keluar dari lingkungan pengujian tertutup atau sandbox, mengakses internet, lalu meretas infrastruktur perusahaan AI Hugging Face."Kami mengalami insiden keamanan yang serius saat mengevaluasi model-model AI kami," kata CEO OpenAI Sam Altman dalam pernyataan yang diunggah melalui media sosial.

Baca juga: Gedung Putih Tuduh AI China Curi Teknologi AS, Perang Dominasi Makin Panas

Insiden yang diumumkan pada Selasa (21/7/2026) itu menjadi peringatan baru tentang pesatnya kemampuan model AI mutakhir.

Bukan hanya mampu menjalankan tugas secara mandiri, agen AI tersebut juga sanggup menemukan celah keamanan yang sebelumnya tidak diketahui, menggunakan kredensial yang dicuri, dan menembus sistem perusahaan lain tanpa arahan manusia secara langsung.