WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Badan intelijen Amerika Serikat (AS) menyelidiki kemungkinan keterlibatan Rusia di balik serangan drone Iran terhadap sejumlah fasilitas CIA di kawasan Teluk.

Dugaan itu mencuat setelah para analis menilai serangan tersebut berlangsung efektif dan presisi tinggi.Hal tersebut dianggap tidak lazim jika hanya mengandalkan kemampuan Iran sendiri, sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (22/7/2026).

Baca juga: Trump Mulai Incar Gunung Pickaxe Iran, Curigai Ada Kompleks Nuklir di Dalamnya

Informasi ini diungkapkan empat sumber yang memahami isu intelijen AS kepada Reuters.

Mereka enggan disebutkan namanya karena membicarakan hal yang menyangkut keamanan nasional.