JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap alasan ribuan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum bisa langsung didistribusikan, meski tetap akan dimanfaatkan.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan, salah satu pertimbangannya adalah perubahan kebutuhan operasional.Semula, motor listrik tersebut direncanakan untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun setelah dievaluasi, kendaraan itu dinilai tidak lagi sesuai dengan tugas mereka.
Baca juga: Pengalaman 6 Bulan Bersama Suzuki Fronx: Apa Kata Pengguna Asli?
KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN Ribuan motor listrik untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Motor itu sebelumnya disebut akan digunakan untuk mendukung mobilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah. Namun kini teronggok di sebuah gedung yang berada di kawasan Industri Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (8/6/2026)
"Sebenarnya tadinya itu kan mau untuk Kepala SPPG. Sebenarnya menurut kami, enggak membutuhkan lah, karena fungsi mereka kan sebenarnya lebih kepada pengawasan di dalam situ. Mereka enggak yang perlu motor untuk ke lapangan dan sebagainya," ujar Agustina dalam konferensi pers, Selasa (22/7/2026).








