RABAT, KOMPAS.com – Pemerintah Maroko terus mematangkan persiapan menjelang gelaran Piala Dunia 2030. Negara Afrika Utara tersebut ditunjuk menjadi tuan rumah bersama Spanyol dan Portugal.

Sebagai bentuk keseriusan, pemerintah Maroko mengucurkan investasi besar-besaran mencapai lebih dari 190 miliar dirham (Rp 366 triliun). Dana jumbo ini dialokasikan untuk membangun dan memperluas jaringan kereta api, jalan raya, bandara, stadion, hingga infrastruktur perkotaan.

Baca juga: FIFA Raup Rekor Pendapatan dari Piala Dunia 2026, Tembus Rp 269,1 Triliun

Salah satu prioritas utama dalam pengembangan ini adalah sektor akomodasi, sebagaimana dilansir Reuters.

Maroko berencana menambah 60.000 kapasitas kamar hotel, atau setara dengan seperlima dari total kapasitas yang dimiliki saat ini.