RABAT, KOMPAS.com - Warga Negara Indonesia (WNI) di Rabat, Prabowo Wiratmoko Jati, menyaksikan langsung momen tim nasional negara itu lolos ke perempat-final Piala Dunia 2026.

Dalam pertandingan 16 besar atau perdelapan-final yang berhadapan dengan tuan rumah Kanada, Minggu (5/7/2026), Pemerintah Kerajaan Maroko menyediakan tempat nonton bareng (nobar) di Stade Prince Moulay Hassan Hay Nahda, Rabat.

Demi keamanan dan kenyamanan pengunjung pada jam 12.00 waktu Maroko, seluruh akses menuju Stade Moulay Hassan ditutup dan diamankan oleh polisi serta pasukan keamanan kerajaan. Baca juga: Cerita WNI di Maroko, Idul Adha Semarak Lagi Usai Krisis Panjang

"Selain itu, animo dan antusias masyarakat Maroko untuk mendukung tim kesayangannya semakin meningkat. Ini terlihat banyak kafe-kafe yang penuh dangan fans Singa Atlas yang jumlahnya dua kali lipat dari biasanya, bahkan pihak kafe pun tak segan untuk menyediakan tempat ekstra hingga di trotoar pinggir jalan," ungkap pria yang biasa dipanggil Bowo ini, kepada Kompas.com pada Minggu (5/7/2026).

"Harga minuman pun (kopi, teh dan soft drink) naik tiga kali lipat dibandingkan hari-hari biasa, tetapi hal ini tidak menyurutkan minat warga Rabat dan sekitarnya untuk berkunjung melihat tim dambaannya," lanjut Bowo.