KOMPAS.com – Coba ingat-ingat, kapan terakhir kali kamu punya smartphone dengan baterai yang bisa dilepas?
Kalau kamu masih pengguna smartphone selama 10 tahun terakhir, jawabannya kemungkinan besar sudah lupa. Sebab hampir semua smartphone modern saat ini punya baterai yang tertanam permanen di dalam bodi. Tidak bisa dicopot, tidak bisa diganti sendiri.
Padahal dulu, sekitar 10 sampai 15 tahun yang lalu, hampir semua ponsel punya baterai yang bisa dilepas. Pengguna tinggal buka penutup belakang, keluarkan baterai lama, masukkan baterai baru, tutup lagi.Kalau baterai sudah mulai lemot, tinggal beli yang baru. Kalau ponsel tiba-tiba mati saat sedang bepergian, tinggal ganti dengan baterai cadangan yang biasanya dibawa di dalam tas. Selesai.
Lalu apa yang membuat produsen smartphone kompak meninggalkan desain baterai lepasan tersebut?
Alasan utama produsen smartphone meninggalkan desain baterai lepasan sebenarnya cukup sederhana. Terlalu mahal untuk dipertahankan.








