WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Peta politik Amerika Serikat terkait dukungannya ke Israel mulai menunjukkan keretakan, tercermin dari hasil pemungutan suara terbaru di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS mengenai amendemen anggaran bantuan militer.

Berdasarkan laporan Wall Street Journal, Rabu (15/7/2026), sebanyak 104 anggota DPR AS memberikan suara mendukung amendemen yang diajukan oleh Thomas Massie, anggota fraksi Partai Republik asal Kentucky.

Amendemen tersebut diusulkan untuk menghapus dana sekitar 3,3 miliar dollar AS (setara Rp 59 triliun) yang dialokasikan bagi Israel dalam program Foreign Military Financing (FMF).Baca juga: Wapres AS Sebut Ada Pihak di Israel yang Ingin Perang Terus Berlanjut

FMF sendiri merupakan skema bantuan Pemerintah AS berupa hibah dan pinjaman agar negara sekutu dapat membeli persenjataan serta layanan pertahanan buatan Amerika.

Meski usulan tersebut akhirnya gagal lolos karena ditolak oleh 314 anggota DPR—sementara 10 anggota dari Partai Demokrat memilih abstain—jumlah dukungan yang mencapai 104 suara dinilai sebagai sinyal perubahan besar.