BANGKOK, KOMPAS.com - Ribuan pegawai negeri sipil (PNS) Thailand menghadapi penangguhan tugas terkait skandal kecurangan ujian, Kamis (16/7/2026).
Sejauh ini, pihak berwenang telah menangkap tiga orang terkait kasus kecurangan ujian.Kasus korupsi dan penyuapan sering menjadi berita utama di Thailand, tetapi jarang terjadi begitu banyak pejabat publik yang terkena dampaknya.
Skandal ini dimulai pada Juni, ketika para penyelidik mengatakan, mereka telah menyimpulkan bahwa para pejabat menerima suap hingga 800.000 baht (sekitar Rp 428 juta) untuk mengubah hasil ujian kandidat secara elektronik agar lulus.
Ini merupakan ujian wajib untuk pengangkatan atau promosi di pemerintahan.
Baca juga: 8 Biksu Thailand Tewas Ditabrak Mobil Bak, Sopir Bocah di Bawah Umur









