TOKYO, KOMPAS.com - Jepang langsung waswas setelah China melakukan uji tembak rudal balistik, padahal Tokyo sudah meminta Beijing tidak melewati wilayah udaranya.

Sumber diplomatik Jepang pada Selasa (14/7/2026) mengemukakan, Tokyo meminta China untuk menghindari wilayah udara, perairan teritorial, maupun Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dalam uji coba rudal China dari kapal selam pekan lalu.

Namun, China tidak memberikan tanggapan yang jelas atas permintaan tersebut. Akibatnya, militer Jepang terpaksa berada dalam kondisi siaga tinggi.Baca juga: Jet Tempur J-16 China Kini Bisa Bawa 10 Rudal Sekaligus, Begini Kemampuan Barunya

Pada akhirnya, China tetap melaksanakan peluncuran rudal dari kapal selam bertenaga nuklir pada Senin (6/7/2026).

Jalur penerbangan rudal tersebut rupanya berbeda dari kekhawatiran awal Jepang, yakni melesat dari perairan timur Pulau Hainan menuju Pasifik Selatan.