TEHERAN, KOMPAS.com - Juru bicara militer Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia menegaskan, Selat Hormuz tidak akan pernah dibuka dengan perang atau agresi Amerika Serikat (AS).
Menurutnya, angkatan bersenjata Iran tidak akan menyerah terkait jalur air penting tersebut. Ia menyatakan, membela hak-hak rakyat Iran adalah satu-satunya cara untuk membuka Selat Hormuz.
“Kita berkewajiban untuk membalas darah para syuhada, terutama pemimpin Revolusi Islam yang gugur,” kata Akraminia, dikutip dari Al Jazeera.
Baca juga: Iran Serang Dua Kapal UEA di Selat Hormuz, 1 WN India Tewas
Iran tutup Selat Hormuz







