PARIS, KOMPAS.com - Tim nasional Perancis dilaporkan menggunakan perusahaan pesawat untuk deportasi massal pemerintahan Donald Trump selama Piala Dunia 2026.

Gambar-gambar tim yang diunggah di media sosial dan data pelacakan penerbangan menunjukkan, Perancis telah menggunakan Global Crossing Airlines (GlobalX) untuk setidaknya tiga penerbangan domestik di Piala Dunia. Dikutup dari The Guardian, Kamis (9/7/2026), perusahaan penerbangan charter yang sama telah mengoperasikan lebih dari setengah penerbangan pemindahan ICE pada 2024 dan 2025.

Baca juga: Pegawai di Inggris Boleh Masuk Kerja Jam 11 Siang kalau Begadang Nonton Piala Dunia

Rekam jejak GlobalX dalam kasus imigrasi

Investigasi Guardian tahun 2025 tentang program deportasi pemerintahan Trump, yang meneliti secara saksama data GlobalX yang bocor selama lima bulan, mengungkapkan sejauh mana perusahaan tersebut berperan sebagai sarana untuk memindahkan ribuan tahanan.