TEHERAN, KOMPAS.com - Iran menuding sekelompok garis keras yang "sesat" telah mencoba untuk merusak negosiasi.
Menurut para pejabat senior Amerika Serikat (AS) kepada CBS News, kelompok itu bahkan disebut menembaki kapal-kapal komersial awal pekan ini.“Mereka (Iran) kembali ke meja perundingan dan berkata, 'Kami telah melakukan kesalahan. Kami telah membuat kekeliruan. Mari kita lanjutkan pembicaraan',” kata salah seorang pejabat, dikutip dari Al Jazeera.
AS dan Iran dijadwalkan akan menjalin negosiasi lanjutan di Oman pada Sabtu (11/7/2026), dengan agenda utama penghentian seluruh aksi penembakan kapal di Selat Hormuz.
Baca juga: AS Klaim Selat Hormuz Akan Segera Terbuka untuk Semua Kapal
Ketegangan baru AS-Iran






