MASHHAD, KOMPAS.com – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan, hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat (AS) hanya akan efektif jika suatu negara berada dalam kondisi siap menghadapi perang.

Dia juga mengeklaim, kesiapan militer Iran saat diserang membuat AS dan Israel akhirnya terdesak dan meminta gencatan senjata. Pernyataan ini disampaikan Ghalibaf di hadapan delegasi diplomatik Indonesia yang dipimpin Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani.

Baca juga: Khamenei Dimakamkan, Babak Baru Konflik Iran-AS Dimulai

Pertemuan tingkat tinggi tersebut berlangsung pada Jumat (10/7/2026) sore di kota suci Mashhad, Iran.

Kantor berita ISNA melaporkan, delegasi Indonesia juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono, serta jajaran kepemimpinan dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.