HANOI, KOMPAS.com – Polisi Vietnam membongkar jaringan perjudian ilegal yang mengelola taruhan sepak bola Piala Dunia dan lotre dengan nilai transaksi lebih dari 1 triliun dong Vietnam atau sekitar Rp 683 miliar.
Sebanyak 13 orang ditahan dalam kasus tersebut sebagai bagian dari operasi besar pemberantasan perjudian selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026, menurut laporan VN Express. Kepolisian menggerebek secara serentak delapan lokasi yang diduga menjadi pusat operasi taruhan sepak bola dan lotre ilegal di Kota Can Tho pada Minggu (28/6/2026).
Baca juga: Gegara Kecanduan Judi, ART Curi Uang dan Perhiasan Majikan Rp 1,3 M
Sebanyak 26 orang yang diduga terkait dengan jaringan tersebut dibawa ke markas polisi untuk diperiksa.
Dalam penggerebekan itu, petugas menyita 45 telepon seluler, iPad, komputer, serta berbagai dokumen, termasuk surat kepemilikan tanah.













