TEHERAN, KOMPAS.com - Iran menuduh Amerika Serikat (AS) melancarkan upaya diplomatik untuk menekan sejumlah negara agar tidak menghadiri upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei.

Meski demikian, menurut klaim pejabat Iran, delegasi dari hampir 100 negara tetap menghadiri prosesi tersebut, sementara sedikitnya 13 negara memutuskan tidak hadir.Mengutip kantor berita Tasnim, seorang sumber senior Iran mengatakan bahwa para pejabat AS menjalankan kampanye selama lima hari untuk membujuk pemerintah-pemerintah asing agar tidak mengirim delegasi ke Teheran.

Baca juga: Diincar Israel, Mojtaba Khamenei Dilarang Hadiri Pemakaman Sang Ayah

Menurut sumber tersebut, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Jumat (26/6/2026) diduga mengeluarkan arahan rahasia kepada seluruh kedutaan besar dan misi diplomatik AS.

Arahan itu, menurut klaim Iran, memerintahkan para diplomat menggunakan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk meyakinkan negara tuan rumah bahwa kehadiran dalam pemakaman Khamenei akan dianggap sebagai tindakan yang tidak bersahabat dan dapat membawa konsekuensi negatif terhadap hubungan bilateral dengan Washington.