TEHERAN, KOMPAS.com - Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilarang menghadiri pemakaman ayahnya, Ali Khamenei.
Hal itu karena aparat keamanan Iran disebut khawatir Israel akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membunuhnya atau melacak lokasi persembunyiannya.Sebagaimana dilaporkan The New York Times, Mojtaba Khamenei mengajukan permintaan untuk menghadiri pemakaman ayahnya di Mashhad pada Kamis (9/7/2026) sekaligus memimpin prosesi pemakaman.
Baca juga: Tiga Anak Ali Khamenei Hadiri Acara Pemakaman, Tak Ada Mojtaba
Namun, permintaan tersebut ditolak oleh pejabat keamanan Iran, menurut keterangan dua anggota Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) yang tidak disebutkan namanya serta seorang sumber yang terlibat dalam perencanaan pemakaman.
Mojtaba sendiri belum terlihat di hadapan publik sejak mengalami luka dalam serangan udara gabungan Israel dan Amerika Serikat (AS) pada 28 Februari yang juga menewaskan ayahnya, Ali Khamenei.











