TEHERAN, KOMPAS.com - Warga Iran yang menghadiri rangkaian upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di kompleks Grand Mosalla, Teheran, pada Sabtu (4/7/2026), menyerukan pembalasan dendam.
Seruan itu menggema di tengah prosesi penghormatan terakhir kepada pemimpin tertinggi Iran tersebut, yang meninggal dunia dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari lalu.Adapun prosesi penghormatan terakhir kepada Khamenei dilakukan sejak pintu kompleks Grand Mosalla dibuka bagi para pelayat pada pukul 06.00 waktu setempat.
Baca juga: Tiga Anak Ali Khamenei Hadiri Acara Pemakaman, Tak Ada Mojtaba
Peti jenazah Khamenei yang dibungkus bendera Iran ditempatkan di atas sebuah panggung bersama peti jenazah anggota keluarganya yang turut meninggal pada hari pertama perang. Di antara peti tersebut terdapat jenazah cucu perempuan Khamenei yang baru berusia tiga tahun.
Di atas panggung tergantung spanduk berisi kutipan ayat Al-Qur'an yang menjadi dasar slogan upacara, yakni "setiap orang harus bangkit".














