KOMPAS.com - Kericuhan penuh kegembiraan pecah di tengah lautan suporter yang memadati sebuah acara nonton bareng pada 17 Juni, ketika bintang Argentina, Lionel Messi, mencetak gol pertamanya di Piala Dunia FIFA 2026 ke gawang Aljazair.

Namun, tidak ada satu pun warga Argentina di antara kerumunan itu.Para pendukung yang melompat-lompat merayakan gol—banyak di antaranya mengenakan jersey ikonik albiceleste (putih dan biru langit)—adalah warga lokal yang menghadiri salah satu dari banyak acara nonton bareng terbuka di Dhaka, ibu kota Bangladesh.

Baca juga: Piala Dunia dan Politik Kewarganegaraan

Kota-kota di India dan Indonesia juga menjadi tuan rumah berbagai perayaan serupa di jalan-jalan, yang menunjukkan antusiasme luar biasa para penggemar sepak bola.

Messi dan rekan-rekannya di timnas Argentina telah diadopsi sebagai "tim nasional" oleh warga lokal, karena negara mereka sendiri berulang kali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia.