TEHERAN, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membenarkan laporan yang menyebut bahwa pejabat Washington menduga Israel pernah berupaya membunuh para juru runding utama Iran.
Rencana itu disusun sebagai upaya menggagalkan perundingan gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang berlangsung di Pakistan pada April.Dalam wawancara dengan televisi negara Iran, Jumat (3/7/2026), Araghchi mengaku telah mengetahui adanya ancaman tersebut sebelum ia berangkat ke Islamabad.
Baca juga: Israel Mau Bunuh Negosiator Iran, Begini Gentingnya di Balik Perundingan AS-Iran
Ketika ditanya mengapa ia tetap melanjutkan perjalanan meski mengetahui risikonya, Araghchi menjawab tegas.
"Kami adalah bangsa Iran, kami tidak takut mati demi negara kami," kata Araghchi, sebagaimana dilansir Euronews.








