SURABAYA, KOMPAS.com - Nama pengusaha kuliner sekaligus kreator konten asal Surabaya, Hendra Mafia Pentol, tengah menjadi sorotan publik. Sosok yang dikenal inspiratif melalui akun TikTok @mafiapentol itu kini menghadapi tudingan serius terkait dugaan kasus penipuan investasi bodong berkedok pemasok (supplier) program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Salah satu korban yang harus menelan pil pahit adalah Atok Illah. Kepercayaannya terhadap citra sukses Hendra di media sosial berujung pada kerugian besar yang menguras tabungannya hingga ratusan juta rupiah.
Baca juga: TikToker Surabaya Diduga Bawa Kabur Rp 400 Juta dalam Kasus Penipuan Berkedok Supplier MBGBerawal dari Tawaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Kisah pilu Atok bermula ketika seorang rekannya menawarkan peluang bisnis untuk menyuplai kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik pemerintah. Atok diminta menanamkan modal guna menyediakan produk siomay di beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Sidoarjo dan Kediri.
Melihat reputasi Hendra yang sukses membangun waralaba Mafia Pentol hingga memiliki lebih dari 600 cabang di Indonesia, Atok tidak menaruh curiga sedikit pun. Ia pun menyetorkan modal awal dalam jumlah besar.






