Penulis: Oliver Pieper/DW Indonesia

BERLIN, KOMPAS.com - Kesimpulan yang dipaparkan Laura Gobner dari Institut Penelitian Pasar Kerja (IAB) terdengar sederhana, "siapa pun yang ingin mengelola imigrasi secara berhasil juga harus memahami mengapa orang memilih pergi," ujarnya."Intinya adalah membuat mereka bertahan dalam jangka panjang melalui kesempatan yang adil, prosedur yang dapat diandalkan, dukungan yang memadai, serta lingkungan yang memungkinkan mereka membangun masa depan," imbuh sang peneliti, dalam sebuah konferensi pers di Berlin.

Lembaga tersebut melakukan survei daring terhadap pendatang berusia 18 hingga 65 tahun yang bermigrasi ke Jerman hingga April 2025. Mereka ditanya mengapa memutuskan meninggalkan Jerman dan faktor apa yang paling menentukan keputusan itu.

Baca juga: Dihantam Gelombang Panas, Warga Jerman Tetap Ogah Pasang AC

Studi tersebut menyimpulkan bahwa emigrasi bukan disebabkan oleh satu faktor tunggal. Alasan keluarga acap menjadi penyebab utama.