KOMPAS.com- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan mengakomodasi seluruh usulan tambahan anggaran kementerian dan lembaga (K/L) untuk APBN 2027 yang mencapai Rp 984 triliun.
Pemerintah akan menyeleksi setiap usulan agar tetap sejalan dengan target defisit APBN sebesar 2,40 persen.
Purbaya mengatakan, pemerintah masih mengevaluasi satu per satu usulan tambahan anggaran dengan mempertimbangkan ruang fiskal yang tersedia. Menurut dia, disiplin menjaga defisit APBN tetap menjadi prioritas dalam penyusunan RAPBN 2027."Kita lihat mana yang pantas, mana yang enggak. Kita kan ada target defisitnya berapa (2,40 persen), selama defisit dipenuhi ya sudah. Tapi kelihatannya sih itu (kalau semua permintaan dipenuhi) di atas defisit yang ada," ujar Purbaya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Kamis (2/7/2026).
Baca juga: Purbaya Ungkap Jurus Tarik Investor Global: Pajak hingga Perizinan
Saat ditanya apakah tambahan anggaran yang disetujui nantinya akan jauh lebih kecil dibandingkan usulan hampir Rp 1.000 triliun, Purbaya menegaskan pemerintah tidak akan memenuhi seluruh permintaan tersebut.







