WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela dirinya terkait perolehan pundi-pundi kekayaan keluarganya dari aktivitas mata uang kripto yang menembus angka 1,2 miliar dollar AS (sekitar Rp 21,5 triliun) sepanjang tahun lalu.
Trump berargumen, lonjakan keuntungan tersebut merupakan hal yang wajar.Sebab, situasi pasar keuangan saat ini tengah tumbuh positif, sehingga semua orang pun turut menikmati keuntungan serupa selama masa pemerintahannya.
"Anda tahu mengapa saya untung, karena pasar saham sedang naik, semua orang untung," kata Trump kepada wartawan saat bersiap untuk penerbangan pertamanya dengan pesawat Air Force One baru yang dihadiahkan oleh Qatar, dikutip AFP, Rabu (1/7/2026).
Baca juga: Trump Akui Dapat Hadiah Besar dari Iran, Klaim Berunding dengan Orang yang Tepat
Tepis tuduhan manfaatkan jabatan











