KOMPAS.com - Sebuah bangkai kapal yang tenggelam pada abad ke-18 dan mengangkut sejumlah besar porselen biru-putih China baru-baru ini ditemukan di perairan Selat Skagerrak, Norwegia selatan, pada kedalaman 600 meter.

Salah satu sorotan utama dari penemuan tersebut adalah keberadaan Batavia ware yang termasuk dalam muatan porselen itu.

Menurut sejumlah sejarawan, temuan Batavia ware pada kapal yang dijuluki "bangkai porselen" tersebut merefleksikan kembali dinamika perdagangan maritim global pada abad ke-18.Baca juga: Temuan Janggal dari Tragedi 82 Tewas di Tambang China, Ada Pintu Palsu

XINHUA Foto dokumentasi ini menunjukkan sebuah piring porselen berlapis glasir berwarna coklat yang diproduksi di Jingdezhen, Provinsi Jiangxi, China timur. Kapal dagang galiot dengan dua tiang layar tersebut diperkirakan karam pada periode 1745-1760, bersamaan dengan merebaknya tren gaya hidup ala China di Eropa.

Di tengah gelombang tren tersebut, Batavia ware hadir sebagai salah satu varian porselen khas yang dikenal lewat estetikanya yang elegan.