HANOI, KOMPAS.com - Pemerintah Vietnam mulai menerapkan berbagai insentif untuk mendorong warganya memiliki lebih banyak anak.

Kebijakan baru tersebut berlaku mulai Rabu (1/7/2026), sekitar satu tahun setelah Vietnam mencabut aturan pembatasan dua anak yang telah diterapkan selama puluhan tahun.Melalui undang-undang kependudukan dan peraturan baru, Vietnam memperpanjang cuti melahirkan bagi ibu yang memiliki anak kedua dari enam bulan menjadi tujuh bulan.

Baca juga: Bagaimana Kesuksesan Ekonomi Vietnam Bisa Picu Ledakan Obesitas?

Selain itu, pemerintah memberikan subsidi pemeriksaan kesehatan selama kehamilan dan pemeriksaan bayi baru lahir.

Ibu yang memenuhi kriteria tertentu juga berhak menerima bonus tunai satu kali hingga 228 dolar AS (sekitar Rp4 juta), setara dengan sekitar dua pertiga dari rata-rata gaji bulanan di Vietnam.