JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden Direktur sekaligus CEO Honda Motor Co., Toshihiro Mibe, meminta maaf kepada pemegang saham setelah perusahaan mencatat rugi bersih tahunan untuk pertama kalinya sejak melantai di bursa pada 1957.

Permintaan maaf tersebut disampaikannya dalam rapat umum pemegang saham tahunan yang berlangsung di Tokyo, Jepang, Jumat (27/6/2026). "Saya ingin menyampaikan permintaan maaf saya yang terdalam kepada para pemegang saham kami atas kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang signifikan yang disebabkan oleh kerugian bersih yang tercatat dalam hasil keuangan tahun fiskal sebelumnya," ujar Mibe dikutip Japantoday, Senin (29/6/2026).

Baca juga: Perbandingan Efisiensi Daya: Jaecoo J5 EV vs Geely EX2

dok.Honda Honda confirms world premiere of new electric vehicle prototype at 2019 Geneva Motor Show

Honda membukukan rugi bersih sebesar 423,94 miliar yen atau sekitar Rp 47 triliun pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2025. Kerugian tersebut dipicu biaya restrukturisasi bisnis kendaraan listrik (electric vehicle/EV).