DEN HAAG, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan Belanda melayangkan peringatan keras bahwa Rusia berpotensi melancarkan agresi militer berskala terbatas terhadap negara anggota NATO.

Ancaman serangan Rusia ini bahkan bisa terjadi hanya dalam kurun waktu satu tahun setelah perang di Ukraina resmi berakhir.Dalam dokumen strategi kebijakan pertahanan tahunan terbarunya, Pemerintah Belanda menyebut bahwa saat ini daratan Eropa tengah berada di "zona abu-abu" yang menyekat antara situasi damai dan pecahnya perang.

Baca juga: Italia Marah Disebut Bantu AS Serang Iran, Kecam Sekjen NATO

Merespons ancaman tersebut, Den Haag berkomitmen penuh untuk mendongkrak nilai investasi di sektor pertahanan nasional, dengan fokus utama pada pengembangan ekosistem senjata nirawak seperti drone.

"Dinas intelijen Belanda memperkirakan bahwa Rusia sedang mempersiapkan konfrontasi jangka panjang dengan Eropa," kata kementerian itu dalam laporannya, dikutip dari AFP, Senin (29/6/2026).