SEOUL, KOMPAS.com - Kegagalan tragis tim nasional Korea Selatan menembus fase gugur Piala Dunia 2026 memicu gelombang amarah besar di dalam negeri.
Respons keras tidak hanya datang dari publik, melainkan langsung dari tingkat pemerintahan tertinggi.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung bahkan secara terbuka mengecam hasil buruk tersebut, menuntut adanya investigasi menyeluruh atas "bencana olahraga" yang menimpa skuad Taegeuk Warriors.Baca juga: Apakah Piala Dunia 2026 Ada Konspirasi Menyingkirkan Iran?
Melalui pernyataan panjang di media sosial X, Lee mengungkapkan kekecewaan mendalam atas hancurnya ekspektasi publik di turnamen yang berlangsung di Amerika Utara ini.
"Saya tidak hanya terkejut dengan hasil yang tak terduga ini, saya benar-benar bingung," ujar presiden berusia 62 tahun itu, dikutip dari Goal.com.













