SEOUL, KOMPAS.com – Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung meminta maaf atas kegagalan tim nasional negaranya melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Ia menyalahkan penempatan orang-orang yang tidak kompeten dalam posisi kepemimpinan serta menjanjikan reformasi menyeluruh di bidang olahraga.Dalam unggahan di media sosial X pada Minggu (28/6/2026), Lee mengatakan bahwa hasil buruk yang dialami Korea Selatan merupakan konsekuensi ketika loyalitas dan kepentingan kelompok lebih diutamakan daripada kompetensi.

Baca juga: Kisah 2 Pria yang Dibayar Rp 895 Juta untuk Nonton Semua Pertandingan Piala Dunia

"Ketika loyalitas dan faksionalisme lebih dihargai daripada kompetensi, dan orang-orang yang tidak kompeten diangkat ke posisi kepemimpinan, hasil seperti ini hampir tak terelakkan," tulis Lee, seperti dikutip AFP.

"Saya menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada publik atas kekecewaan besar yang ditimbulkan oleh hasil yang tidak dapat diterima ini," imbuhnya.