AKHIRNYA perjalanan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 harus berakhir di babak penyisihan grup. Setelah menunggu hasil pertandingan terakhir Grup K antara Aljazair dan Austria, Iran dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar karena kedua tim bermain imbang.

Hasil tersebut membuat Austria lolos sebagai runner-up grup, sementara Aljazair melaju sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.

Iran pun harus angkat koper meskipun menutup fase grup tanpa sekalipun menelan kekalahan.Kegagalan Iran menembus babak 32 besar di Piala Dunia tentu saja mengecewakan bila menyimak permainannya yang sangat apik sehingga mampu menahan seri Belgia, Mesir dan Selandia Baru.

Untuk itu, memahami tersingkirnya Iran di Piala Dunia 2026 tidak cukup melihat dari aspek teknis bermain sepak bola, tetapi juga memahaminya dari sudut pandang geopolitik.

Menyusul konflik militer AS- Israel dengan Iran sejak 28 Februari 2026, kehadiran Iran sebagai salah satu negara yang lolos ke putaran final Piala Dunia pada akhirnya menjadi tidak diinginkan tuan rumah AS.