TIJUANA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Iran, Hedayat Mombeyni, menyebut perlakuan terhadap timnas Iran di Piala Dunia 2026 sebagai "titik gelap" dalam sejarah turnamen tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Mombeyni kepada wartawan di basis latihan tim Iran di Tijuana, Meksiko, Jumat (19/6/2026).Hal tersebut disampaiakn sehari setelah federasi sepak bola Iran mengumumkan akan mengajukan komplain resmi kepada FIFA terkait pembatasan perjalanan yang dinilai merugikan performa tim.
Baca juga: Dizalimi AS Saat Piala Dunia, Iran Mengadu ke FIFA
"Ini adalah turnamen internasional besar. Pelanggaran terhadap aturan dan kesepakatan kami semacam ini, menurut saya, mempertanyakan sepak bola itu sendiri," kata Mombeyni.
"Saya percaya ini akan menjadi titik gelap dalam sejarah modern Piala Dunia," tambahnya, sebagaimana dilansir AFP.
















