KOMPAS.com - China dan Rusia menggelar patroli udara strategis bersama menggunakan pesawat pengebom dan jet tempur di atas Laut Jepang, Laut China Timur, dan Pasifik Barat pada Sabtu (27/6/2026).
Aksi tersebut langsung direspons Jepang dan Korea Selatan dengan mengerahkan jet tempur untuk memantau pergerakan pesawat militer kedua negara.Kementerian Pertahanan China menyebut patroli jarak jauh itu merupakan patroli strategis gabungan ke-11 antara angkatan udara China dan Rusia sejak 2019, sekaligus yang pertama pada tahun ini.
Baca juga: Kronologi Jatuhnya Bomber B-52 AS, Meledak Hebat Setelah Lepas Landas
Menurut Beijing, patroli tersebut menunjukkan tekad dan kemampuan kedua negara untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.
Jepang pantau bomber China-Rusia












