SEOUL, KOMPAS.com - Militer Korea Selatan mengerahkan sejumlah jet tempur sebagai langkah antisipasi setelah mendeteksi belasan pesawat militer dari China dan Rusia yang memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) pada Sabtu (27/6/2026).
Pihak Kepala Staf Gabungan (JCS) di Seoul mengonfirmasi, pesawat-pesawat militer tersebut sempat masuk lalu keluar dari wilayah ADIZ yang berada di atas Laut Timur dan Laut Selatan. Meski demikian, Seoul menegaskan tidak ada pelanggaran wilayah udara kedaulatan dalam insiden ini. sebagaimana dilansir AFP.
Baca juga: Korea Selatan Siapkan Setengah Juta Pasukan Drone Lawan Korea Utara
"Militer Korea Selatan telah mendeteksi pesawat-pesawat China dan Rusia tersebut sebelum mereka memasuki zona pertahanan, dan langsung mengerahkan jet tempur Angkatan Udara untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan," tulis JCS dalam pernyataan resminya tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Sebagai informasi, zona identifikasi pertahanan udara bukanlah wilayah udara kedaulatan suatu negara.











