TEL AVIV, KOMPAS.com - Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir mengkritik keras kesepakatan antara Israel dan Lebanon yang dimediasi Amerika Serikat (AS).
Ia menyebut kesepakatan tersebut sebagai "kesalahan besar" dan menilai pemerintah Lebanon tidak akan mampu melucuti senjata Hizbullah.Dalam pernyataannya, Ben Gvir meminta Perdana Menteri Benjamin Netanyahu membawa kesepakatan tersebut ke kabinet untuk dilakukan pemungutan suara.
Baca juga: Israel Tak Diajak, Netanyahu Tetap Mau Cawe-cawe di Perundingan Nuklir Iran-AS
"Meski untuk saat ini kita masih berada di sebagian besar wilayah, pemerintah Lebanon tidak akan melucuti Hizbullah," kata Ben Gvir, seperti dikutip The Times of Israel, Sabtu (27/6/2026).
Ketua partai sayap kanan Otzma Yehudit itu menegaskan bahwa hanya tentara Israel (IDF) yang dapat menghancurkan Hizbullah.








