TOKYO, KOMPAS.com - Sebuah taman di Jepang yang terkenal dengan monyet salju berendam di mata air panas, akan membatasi jumlah pengunjung harian.

Pembatasan ini terjadi setelah lonjakan jumlah pengunjung dan perilaku buruk wisatawan, termasuk mandi bersama hewan-hewan tersebut.Terletak di sebuah lembah dengan ketinggian 850 meter di wilayah Nagano tengah, Jigokudani Yaen-Koen dihuni oleh kera Jepang liar yang secara teratur mandi di air panas vulkanik di tempat tersebut.

"Pada hari-hari musim dingin yang dingin dan bersalju, banyak monyet terlihat berendam di mata air panas, beberapa di antaranya selama berjam-jam", demikian tertulis di laman resminya.

Baca juga: Dongkrak Ekonomi, Jepang Bakal Jor-joran Tambah Perempuan di Bidang STEM

Lonjakan jumlah wisatawan