TEHERAN, KOMPAS.com - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyerang sebuah kapal kargo berbendera Singapura, Ever Lovely, di Selat Hormuz pada Kamis (25/6/2026), menurut dua pejabat senior Amerika Serikat (AS).
Serangan dilakukan di dekat Oman dengan menggunakan drone bunuh diri (one-way attack drone) dan menyebabkan kerusakan pada anjungan kapal, namun tidak menimbulkan korban jiwa.Salah satu pejabat AS, sebagaimana dilansir The Wall Street Journal, mengatakan bahwa drone lebih dulu bermanuver ke sisi barat kapal sebelum menghantamnya, yang menunjukkan bahwa serangan dilakukan dengan sengaja.
Baca juga: Bebas Biaya Transit, Oman Sediakan Jalur Selat Hormuz untuk Kapal
Menurut UK Maritime Trade Operations, serangan tersebut merusak anjungan kapal, tetapi tidak menyebabkan korban jiwa.
Sebelum diserang, kapal Ever Lovely memuat kargo di Umm Qasr, Irak, dan berlayar menuju Singapura, menurut data pelacakan kapal Marine Traffic.










