Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru, campuran solar dengan minyak sawit 50% alias B50 pada 1 Juli nanti.Rencana ini disampaikan Dirjen Migas Laode Sulaeman di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (26/6/2026)."B50, berdasarkan informasi terakhir yang kami terima, itu nanti akan dilaunching oleh Pak Presiden sendiri. Rencananya sih tanggal 1 Juli," ujar Laode.

Laode menjelaskan implementasi ini akan diterapkan secara nasional. Selain itu, ada masa transisi selama tiga bulan untuk penyesuaian di lapangan, termasuk menghabiskan stok lama hingga proses pencampuran (blending)."Secara nasional. Secara nasional tentu ada masa jeda untuk penyesuaiannya ya. Jadi, artinya kan masih ada sisa-sisa B40 itu dihabiskan dulu, diberi waktu sampai dengan 3 bulan. Jadi, penyesuaiannya hingga menjadi 100% pemulihan ke B50," terangnya.Soal harga jualnya, Loade mengatakan, harga akan tetap mengikuti formula dan mekanisme penetapan harga BBM yang berlaku saat ini."Kalau harga kan mengikuti harga BBM yang sudah biasanya aja, enggak ada hal khusus," ujarnya.

(hrp/hns)