KOMPAS.com - Legenda sepak bola Jerman, Bastian Schweinsteiger, menuai gelombang kritik setelah komentarnya mengenai gaya bermain tim-tim Afrika dianggap mengandung stereotip dan bernuansa rasis.Kontroversi tersebut muncul di tengah berlangsungnya Piala Dunia 2026, bahkan membayangi momen bersejarah Pantai Gading yang baru saja memastikan diri lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Pantai Gading melangkah ke babak 32 besar setelah mengalahkan Curacao dengan skor 2-0 pada laga terakhir Grup E, Jumat (26/6/2026) dini hari WIB. Nicolas Pepe menjadi bintang kemenangan berkat dua gol yang dicetaknya.
Baca juga: Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman dan Pantai Gading Lolos
Namun seusai pertandingan, sorotan justru mengarah kepada komentar Schweinsteiger yang sebelumnya disampaikan saat menjadi analis di stasiun televisi publik Jerman, ARD.
Menjelang pertandingan Jerman melawan Pantai Gading pada laga kedua Grup E, mantan gelandang Bayern Muenchen dan timnas Jerman itu menyebut Pantai Gading memainkan "sepak bola Afrika" yang menurutnya "sedikit liar, sedikit tidak lazim, dan tidak terlalu dibentuk oleh taktik".










