KARANGANYAR, KOMPAS.com - Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Karanganyar Pusat Madiun, Sutarmo, menyampaikan permohonan maaf terkait insiden pasien meninggal usai ambulans tersendat akibat konvoi pesilat.

Peristiwa bermula saat Hadi Sukat (60) hendak dilarikan ke Puskesmas Karangpandan pada Sabtu (20/6/2026).Namun, ambulans terhalang konvoi pesilat saat menuju rumah pasien maupun ketika membawa pasien ke puskesmas.

Saat tiba di Puskesmas Karangpandan, pasien sudah tidak memiliki denyut nadi dan kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Pasien Meninggal Usai Ambulans Terhambat Konvoi Pesilat, Keluarga: Harusnya Polisi Atur Jalan

Sutarmo mengatakan bahwa sebelum pelaksanaan pengesahan anggota baru, pengurus cabang telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh anggota yang tidak memiliki kepentingan langsung dalam kegiatan agar tetap berada di rumah.