KYIV, KOMPAS.com - Strategi baru Ukraina menggunakan drone jarak menengah dengan jangkauan sekitar 50 hingga 300 kilometer mulai mengganggu jalur pasokan militer Rusia ke garis depan di wilayah selatan secara serius.

Serangan terhadap jembatan, kereta api, truk bahan bakar, hingga fasilitas pelabuhan disebut telah menciptakan tekanan besar terhadap kemampuan logistik Moskwa dan berpotensi menghambat rencana ofensif musim panas Rusia.Berdasarkan analisis video dan gambar sekitar 150 serangan yang telah diverifikasi lokasinya oleh CNN, drone Ukraina telah menghantam konvoi bahan bakar, kendaraan logistik, dan berbagai target pendukung operasi militer Rusia.

Baca juga: Rusia Hadapi Kelangkaan BBM Usai Dibombardir Drone Ukraina

Jumlah serangan sebenarnya diyakini lebih besar karena banyak insiden belum tercatat. Sebagian besar serangan terjadi sejak awal Mei, bersamaan dengan meningkatnya serangan terhadap fasilitas pelabuhan dan kapal.

Drone baru Ukraina