OSLO, KOMPAS.com - Pemerintah Norwegia mengumumkan kebijakan baru yang hampir melarang total penggunaan akal imitasi (AI) generatif bagi siswa sekolah dasar (SD).

Selain itu, penggunaan teknologi tersebut juga akan dibatasi pada jenjang pendidikan anak-anak yang lebih tua guna mencegah dampak negatif terhadap proses belajar.Kebijakan ini diumumkan oleh Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Stoere dalam konferensi pers pada Jumat (19/6/2026).

Baca juga: Jeff Bezos Ngotot AI Bakal Ciptakan Ledakan Lapangan Kerja Baru

Aturan baru tersebut akan mulai diberlakukan sejak tahun ajaran baru yang dimulai akhir Agustus mendatang, sebagaimana dilansir Reuters.

Berdasarkan kebijakan itu, siswa kelas satu hingga kelas tujuh, atau yang berusia 6 hingga 13 tahun, pada dasarnya tidak diperbolehkan menggunakan AI.