EVIAN, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan, Washington siap kembali menghujani Iran dengan bom jika Teheran melanggar kewajiban dalam kesepakatan damai yang baru saja disetujui kedua negara.
Pernyataan blak-blakan ini disampaikan Trump di sela-sela KTT G7 bersama Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Evian, Perancis, hanya dua hari menjelang prosesi penandatanganan resmi perjanjian damai di Swiss.Trump meluruskan persepsi publik dengan menyatakan bahwa rekonsiliasi yang diumumkan beberapa hari lalu belum bersifat final, melainkan masih berupa nota kesepahaman (MoU).
Pria yang baru merayakan ulang tahun ke-80 ini menegaskan tidak akan segan memerintahkan jet tempur AS kembali lepas landas jika Iran bertingkah.
“Tidak, itu belum final. Ini adalah nota kesepahaman. Jika saya tidak menyukainya, kita akan kembali menembaki mereka, menjatuhkan bom di kepala mereka,” tegas Trump, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Rabu (17/6/2026).
Baca juga: Perang AS-Iran Berakhir, Kapan Harga Minyak Turun?








