JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI M Qodari menyatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan diberhentikan sebagaimana tuntutan sejumlah pihak kepada pemerintah.
Qodari beralasan, program MBG merupakan mandat dari rakyat karena program ini merupakan salah satu janji kampanye Presiden Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lalu."Bahwa yang namanya MBG tidak bisa diminta langsung berhenti. Karena itu adalah visi-visi dan kontrak politiknya Pak Prabowo. Presiden Prabowo dipilih karena program kerja yang dilaksanakan, (program tersebut) tidak bisa diberhentikan," ujar Qodari dalam keterangan Bakom, Rabu (17/6/2026).
Baca juga: Istana: Dapur MBG Bakal Dibagi Kelas A, B, dan C, Insentifnya Tak Lagi Sama
Qodari mengatakan, MBG didasarkan pada tujuan mulia, yakni mengatasi masalah gizi sebagian anak-anak dan balita di Indonesia yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang mereka.
Ia tidak memungkiri, pelaksanaan program MBG menghadapi berbagai tantangan.








