WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka mengkritik taktik militer Israel di Lebanon pada Selasa (16/6/2025).

Dalam pernyataannya di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Perancis, Trump meminta Israel lebih bertanggung jawab dalam melancarkan serangan terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon.Trump menilai, pengeboman gedung apartemen secara keseluruhan untuk memburu seorang milisi adalah tindakan yang tidak perlu dilakukan.

Baca juga: Israel Cabut Wewenang Palestina atas Masjid Ibrahimi di Tepi Barat

"Terlalu banyak orang yang telah tewas. Anda tidak perlu merobohkan sebuah gedung apartemen setiap kali Anda mencari seseorang, karena ada banyak orang di gedung-gedung apartemen itu, dan mereka bukan semuanya Hizbullah," kata Trump, sebagaimana dilansir Reuters.

Kritik ini muncul di tengah memanasnya hubungan Trump dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.